BAB 22: PELARIAN MENUJU NEGERI SINGA

1107 Kata

Angin laut yang lembap menerpa wajah Amara saat kapal nelayan kecil itu membelah ombak Selat Malaka menuju perairan internasional. Di bawah cahaya bulan yang remang, Amara menatap tas hitam di pangkuannya yang berisi data enkripsi Vanguard Global seolah benda itu adalah jantungnya sendiri. Jakarta kini hanya tampak sebagai garis cahaya samar di ufuk barat, sebuah kota yang telah memberinya segalanya sekaligus merampas sisa kemanusiaannya. Ia tidak tahu bagaimana nasib Raka di dermaga tadi. Bayangan pria itu yang berdiri terhuyung sambil memegang senjata masih menghantui pikirannya. Namun, Amara tidak boleh goyah. Jika ia tertangkap, pengorbanan Raka akan sia-sia, dan Leo akan kembali menjadi incaran orang-orang Thomas. Setelah beberapa jam perjalanan yang melelahkan, sebuah kapal cepat m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN