BAB 40: AKHIR DARI SEGALA AWAL

1229 Kata

Badai di luar kapal pesiar hitam itu seolah mencerminkan neraka yang meletus di dalam koridor laboratorium. Logam berderit hebat di bawah tekanan air yang mulai menelan dek bawah, sementara percikan api dari kabel yang terputus menciptakan kilatan cahaya yang menyakitkan mata. Amara berdiri di ambang pintu menuju helipad, mendekap Leo yang tak sadarkan diri, sementara di hadapannya berdiri dua sosok yang mewakili seluruh tragedi hidupnya: Arisanti yang telah bermutasi menjadi monster teknologi, dan pria dengan wajah Raka yang mengaku sebagai prototipe tak berjiwa. "Kau pikir kau bisa membunuhku, Kakak?" suara Arisanti kini terdengar dari seluruh speaker di dinding, sinkron dengan gerakan bibirnya yang kaku. Kabel-kabel hitam yang keluar dari punggungnya menancap ke langit-langit, menjadik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN