Hamil

1688 Kata

Callara memejamkan mata, menikmati rasa sakit itu. Jika enam bulan lalu ia jatuh ke laut, maka malam ini, ia jatuh ke dalam kegelapan yang sama … dengan seseorang yang akan menenggelamkan dunia untuknya. * * Kediaman Kusuma, malam yang sama … Jeff berdiri beberapa detik di balik kemudi sebelum akhirnya membuka pintu mobil. Malam Jakarta hari ini terasa terlalu sepi baginya. Lampu-lampu taman menyala redup, memantul di halaman rumah besar yang enam bulan terakhir terasa seperti museum kenangan … indah, mewah, dan kosong. Ia menatap pintu utama itu lama sekali. Dulu … di sana selalu ada Callara. Dengan dress rumahan lembut dan senyum kecil yang selalu muncul bahkan sebelum ia benar-benar turun dari mobil. Tangan yang selalu refleks mengelus perutnya, seolah berkata kami di sini, kami

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN