Senyum tak lepas dari bibir Xavera. Hati wanita mana yang tidak akan meleleh ketika di hadapkan dengan pesona seorang pria muda, tampan, bertalenta, dan kaya raya. Tuhan menciptakannya dengan sempurna. Berondong yang usianya masih sangat muda, mampu mengguncang kehidupan seorang wanita dewasa berusia tiga puluh tahun seperti Xavera. Akan tetapi, memang Xavera memiliki daya tarik tinggi, bisa dilihat dari banyaknya korban makhluk Tuhan berbelalai pendek di bagian bawah berjatuhan satu per satu akibat sikap dan penampilannya. Sudut bibir Xavera kembali menjadi lurus. Ekspresi Xavera kembali mendadak muram ketika ia mulai meragukan hubungannya dengan Tezza akan berjalan mulus. Xavera segera menarik tangannya dari genggaman Tezza membuat pria muda itu meliriknya sinis. “Why?” tanya Tezza den