Zayn langsung menuju rumah sakit tempat ayahnya dirawat, tampak beberapa keluarga dari sang ayah berkumpul di ruang tunggu. Kondisi ayahnya tidak terlalu baik, dia mengalami kelumpuhan di sebagian tubuhnya. Dari panggul sampai kaki, wajahnya pun menjadi tidak simetris sehingga dia akan mengalami kesulitan berbicara. Zayn yang baru mendengar kabar dari keluarga ayahnya saja sudah tampak sangat bersedih, dia belum siap melihat langsung. Sehingga dia memutuskan ikut duduk di ruang tunggu. “Kondisi psikologisnya yang sangat terganggu Zayn,” ucap pamannya dengan bahasa negara mereka. “Aku tidak menyangka Anne seperti itu, Paman,” ucap Zayn dengan wajah melas, sudah tidak lagi ada emosi yang tertinggal hanya penyesalan karena dia tidak bisa menjaga dan memperhatikan sang ayah selama ini. “