Lima Puluh Empat

1620 Kata

Zayn membersihkan bibir ayahnya, dia tengah menyuapi sang ayah dengan makanan yang sangat lunak, sedikit bersusah payah sang ayah yang kini duduk di atas ranjang itu menelannya. Dia memang harus terus berlatih agar organnya tetap berfungsi dengan baik. Sorot mata ayahnya tampak kentara sekali memperlihatkan kesedihan dan ketidak berdayaan. Sudah tiga hari Zayn merawat sang ayah di rumah sakit ini. Membersihkan tubuh juga kotorannya, dilakukan dengan tulus ikhlas meski sedikit berat. Dia selalu menyempatkan diri melakukan panggilan video dengan Bumi melalui ponsel Bibi Mila dan menanyakan keadaan Belva, namun Zayn sedikit sedih karena Belva sama sekali tak pernah menanyakan kondisi ayahnya. Entah sampai kapan Belva bisa menerima ayahnya? Luka yang ditorehkan mungkin sangat besar, terleb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN