Bab 20. Kedatangan Fey

1678 Kata

Kinara mengerjapkan matanya perlahan, sekujur tubuhnya terasa sakit, kepalanya masih pusing dan tenggorokannya terasa sangat kering. Sudah dua hari ini ia terbaring tak berdaya karena sakit. Matahari yang menyusup ke jendela kamarnya membuatnya merasa silau dan terbangun, ternyata hari sudah mulai sore. “Mbak Kinara sudah bangun? Kalau gitu ibu siapkan makan ya, setelah itu minum obat.” Kinara menoleh ke arah bu Irma perlahan, seraya berkata lirih, “Maaf ya bu, saya jadi ngerepotin.” “Sudah gak usah dipikirin, yang penting mbak Kinara bisa kembali sehat biar bisa kerja dan beraktivitas lagi.” “Bu, saya ingin mandi,” ucap Kinara pelan merasa tak nyaman dengan tubuhnya yang dua hari ini selalu basah dengan keringat dingin. “Sebentar ibu bantu siapkan hidupkan shower biar airnya han

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN