Bulan menatap Ikhsan sambil mengangkat alisnya karena ucapan Annisa tentu membuat Bulan bingung. Ikhsan malah membalas tatapan Bulan itu dengan mengangkat alis juga karena ia sendiri juga bingung. "Pak Ustad, Bulan mau beli sesuatu dulu. Kantin dimana ya?" tanya Bulan dengan sopan. "Ohh ... Beli apa? Kalau kantin ada dua macam ekhem .. Siapa tadi namanya? Bulan ya? Nah ... Di sebelah sana ada kantin khusus makanan berat dan kantin khusus menjual snack ringan saja ada di dalam," jelas Annisa dengan semangat. "Iya terima kasih," jawab Bulan sopan. Bulan langsung menghadap ke arah Ikhsan dan menengadahkan telapak tangannya ke atas. "Apa?" tanya Ikhsan menatap Bulan dengan bingung. "Uang. Bulan mau jajan," ucap Bulan pada IKhsan dengan suara datar. "Gak ada uang. Kamu diam disini. Nna

