c.27

683 Kata

Bulan melirik Ikhsan yang ada di sampingnya sambil menenteng tas laptop di tangannya. "Kenapa ngelirik gitu?" tanya Ikhsan berjalan terus sampai tepat berada di depan ruangannya. Ikhsna membuka pintu ruangannya yang terkunci dengan anak kunci yang sejak tadi dipegangnya. "Ini kan Kampus, Bukan sekolah high school gitu," ucap Bulan singkat lalu masuk ke dalam ruangan yang tak luas setelah Ikhsan mempersilahkan Bulan duduk disana. Bulan mengedarkan pandangannya dan berdecak kagum dengan isi dari ruangan itu. Warna cat ruangan itu berwarna krem dengan banyak kayu sebagai furniture utamanya. Bulan memilih duduk di sofa panjang yang begitu empuk dan terkesan mewah. Ikhsan menutup pintu ruangannya dan meletakkan tas laptopnya di atas meja kerjanya. Ikhsan duduk di kursi kerja dan mulai be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN