56. Pembalasan Telak

1580 Kata

Keilana tahu tak seharusnya dia mendatangi kantor hari ini, karena dia yang tengah diskorsing. Namun, mall tak pernah tutup pada jam kerja kan? Itu sebabnya dia tetap memasuki melalui pintu depan mall, berjalan santai dengan memakai kemeja yang lengannya digulung sampai siku dan juga celana denim. Dia tak perlu mengenakan dasi dan jas karena masa skorsingnya. Dengan penuh percaya diri dia melewati Desinta yang tersenyum lebar ke arahnya, wajahnya menyiratkan ketenangan, tak terlihat dia takut meski video dirinya yang akan dijadikan senjata oleh Keilana nanti. Darel sudah tiba lebih awal dan baru saja keluar dari ruangan Prayoga dengan tertunduk lesu, dia menunjukkan surat peringatan miliknya ke arah Keilana. Keilana hanya mengangguk kecil, lagi pula Darel akan mengundurkan diri setelah i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN