BAB 19

1311 Kata

“Dia belum meneleponmu hari ini?” tanya John tiba-tiba setelah mereka selesai makan malam dan duduk mengobrol di meja makan. Ayaka mengalihkan tatapan dari jam kecil di atas kulkas dan menatap John. “Apa?” “Ayolah, Ayaka,” timpal Alexa sambil tersenyum. “Dari tadi kau terus melirik jam.” “Dan kalau tidak melirik jam, kau melirik ponselmu,” John menambahkan. “Jelas sekali kau sedang menunggu telepon,” lanjut Alexa. “Tepatnya, telepon dari William,” kata John. Ayaka tidak tahu apa yang bisa dikatakannya untuk menghadapi serangan kedua temannya. Tetapi ia memang tidak ingin membantah. Ia memang sedang menunggu telepon dari William. Biasanya William meneleponnya atau mengirim pesan singkat setiap hari—setiap hari—hanya untuk mengabarkan keadaannya ataupun menanyakan kabar Ayaka. Tetapi d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN