Bukannya tidur tapi Arsinta malah beranjak bangun dari atas tempat tidurnya. Wanita itu kembali menuju ke ruangan belakang, setelah membersihkan anggota tubuhnya dia masuk ke dalam ruangan yang mereka gunakan sebelumnya untuk bermunajat. Arsinta kembali menghubungi ayahnya untuk meminta ijin agar bisa kembali ke rumah. Tapi lagi-lagi Ki Sasra Kusuma menolak Arsinta. Dia tidak mengijinkan putrinya kembali ke padepokan. Wajah Arsinta semakin uring-uringan. Tubuhnya terlihat terguncang dengan getaran keras saat duduk dalam meditasinya. Arsinta memilih untuk tetap menerjang masuk ke dalam batasan yang dibuat ayahnya baru-baru ini di padepokan elang putih dan menolak untuk kembali ke kediaman Galih. Galih sampai turun dari atas tempat tidurnya dan memeriksa keadaan Arsinta. Melihat tubuh wani