MAMD-38

1976 Kata

"Kamu masih sakit, Neng, nanti aja kita omongin pas kamu udah sembuh, ya," Samudra merapikan anak rambut Ara yang kusut. Dikecupnya singkat bibir Ara yang sudah ia rindukan sejak kemarin sore. "Gak! Aku mau sekarang. Sekalian sakit A', gak mau besok-besok lagi," rengek Ara sambil memeluk dan menyurukkan wajahnya di ceruk leher Samudra yang ikut berbaring miring berhadapan. Samudra menghembuskan nafasnya berat. Saat ini sebenarnya ia enggan sekali membahas masalah Damar. Seandainya boleh, ia ingin lupakan saja. Namun tentu itu bukanlah pilihan yang tepat. Menghindari masalah sekarang, hanya akan membuatnya menjadi lebih parah dikemudian hari. "Kamu dengar dulu sampe aku selesai cerita, jangan dipotong, oke?" Ara menganggukkan kepalanya yang berada dalam dekapan Samudra. "Kemarin, aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN