Bab 128: Konfrontasi

1206 Kata

Sejak selesai makan malam, Citra menemani Mika di kamarnya. Hingga Mika tertidur, ia enggan untuk kembali ke kamarnya. Ia tak tahu mana yang harus ia percayai? Semua bukti-bukti yang masuk ke ponselnya terlalu jelas untuk ia abaikan. Citra gelisah. Ia merindukan suaminya itu. Tapi dadanya terlampau sesak untuk kembali ke kamar. Citra tak menyangka, akan dihadapkan pada badai seperti ini. Setelah sekian lama hidupnya begitu tenang tanpa bayang masa lalu siapapun, kenapa sekarang justru ia datang di saat anak-anaknya dan Raka sudah beranjak remaja. Mengapa tidak dari dulu ketika belum ada Ans jika memang hendak mengambil Raka kembali. Air mata Citra kembali menetes. Dia memeluk erat Mika, gadis kecilnya, kesayangan ayahnya. Punggungnya bergetar, tanpa menyadari ada suaminya di pintu yang m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN