Damian dan Edgard segera melangkah keluar dari ruangan kantor itu. Damian berjalan dengan cepat. Ia harus segera pergi dari sana sebelum ia berubah pikiran dan mengambil gadis itu kembali dari Felix. “Tuan Damian?” Tiba-tiba suara wanita mengejutkan Damian, dan membuatnya menghentikan langkahnya. Damian menoleh dan nampak Madam Yema sedang melangkah ke arahnya. Senyum Madam Yema langsung merekah sedangkan Damian hanya menatapnya malas. “Tuan, kau tidak memberitahuku kalau kau ke sini.” Madam Yema langsung memeluk dan bergelayut di lengan Damian. “Aku ada sedikit urusan tapi sekarang urusanku sudah selesai. Aku akan segera pergi.” Jawab Damian datar. “Oh begitu rupanya. Apakah Tuan tidak mau mampir sebentar ke kamarku? Sepertinya suasana hatimu sedang tidak baik, aku bisa membuatnya

