“Dalam pernikahan, ngomongin hal-hal yang tidak penting itu penting.” (Salim A. Fillah) Qiana Pov Aku merasa terjepit dengan keadaan tadi. Berada di antara Kak Bhanu dan ayahnya membuatku bimbang dan serba salah. Aku paham mungkin masih ada kebencian yang dirasakan Kak Bhanu atas apa yang telah dilakukan oleh ayahnya di masa lalu, tapi aku sama sekali tak merasa nyaman dengan sikap yang ditunjukkannya tadi. Menurutku, bagaimana pun Pak Arif tetap orang tua yang harus dihormati, terlepas dari apa yang terjadi di masa lalu. Kudengar desing suara mesin mobil yang menandakan jika Pak Arif telah meninggalkan kediaman kami. Aku kembali dibuat terkejut dengan Kak Bhanu yang menyentak tanganku yang sedang menggamit lengannya. Lalu kudengar langkah kakinya yang berarti ia meninggalkanku seorang