Part 133

1519 Kata

"Bersemangatlah hidup itu bukan untuk diratapi tapi dijalani." **** Belajar dari Aurelia, Marcelle sangat tahu bagaimana rasa sakit perempuan itu. Tapi, entah kenapa Marcelle seakan tidak peduli jika dia akan melukai Jesika di masa depan. Bukan kah semua itu karena ulahnya? "Kamu masih marah dengan Jesika, Cel?" tanya Marcello saat Marcelle dan yang lain baru saja tiba lebih akhir dibandingkan keluarganya yang tiba lebih dulu di mansion keluarganya. "Menurut kamu saja." Marcelle memilih berjalan ke taman belakang. Tempat di mana nantinya akan ada Micel di sana. Marcelle tidak sabar membawa Micel ke rumah ini. Setidaknya di saat dia lagi gila ada Micel yang akan menemaninya. "Kamu marah dengan Jesika, Sayang?" Raisa muncul dan berdiri di samping anak sulungnya. Raisa sangat tahu bagai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN