Sharon Avilla menatap layar televisi dengan senyum puas melintas di wajahnya. Di dalam hatinya, rasa senang karena berhasil membalikkan keadaan lebih meluap-luap lagi. Sharon Avilla merasa seperti seorang pemain catur jenius yang telah berhasil mengatur langkah-langkahnya dengan sempurna, memposisikan lawan-lawannya persis di mana dia inginkan. Lalu sebentar lagi dia akan mematikan langkah mereka. "Ah, betapa manisnya kesuksesan. Kamu hebat, Saharon Avilla!" gumam Sharon penuh rasa senang. "Konferensi pers yang aku selenggarakan telah membawa dampak besar pada kasus ini. Sekarang fokus media dan publik beralih, dan bayangan kecurigaan tidak lagi tertuju padaku. Mereka tidak akan menyadari bahwa aku adalah otak di balik segalanya. Segalanya berjalan sesuai rencana." Bisiknya pada diriny