Pagi hari, Adam bersiap untuk pergi dari sana dan menuju pondok lagi seperti biasanya. Ketika turun, dia melihat sang Ibu yang sedang menyiapkan sarapan di sana. “Adam, kau sudah bangun, Nak. Kemarilah sarapan, ada yang harus ibu beritahu padamu, tentang keluarga Whitengton. Ibu yakin polisi sudah menangkapnya. Untung saja kau tidak apa apa.” Ingin sekali Adam marah marah padanya. Namun suara pintu Bell lebih dulu terdengar. Sindy sang mantan kekasih yang membukanya. “Hallo, ada yang bisa kami bantu?” “Apa Nyonya Delia tinggal di sini? kami perlu bicara dengannya.” Sindy akhirnya mempersilahkan polisi itu masuk. Baik Adam maupun Delia terkejut. “Ada apa?” Tanya Delia demikian. “Apa ada yang bisa aku bantu, Pak?” “Kau membuat laporan untuk keluarga Whitengton bukan?” “Ya,” jawab Delia