[Evra's Pov] Aku memutar pandangan mencari sosok Arin. Kutemukan perempuan itu duduk di sudut kafe sendirian. Kapan terakhir kali aku bertemu dengannya? Arin tak banyak berubah dengan terakhir kali aku melihatnya. Itulah kenapa aku bisa langsung mengenalinya. Hanya warna rambutnya saja yang berubah menjadi warna abu-abu. Aku langsung duduk tanpa berbasa-basi lebih dulu. Arin mengangkat wajahnya dan memandangiku lama. Aku tidak tahu apa arti tatapannya itu. Tapi aku hanya ingin dia menyampaikan apa yang ingin disampaikannya dengan cepat. "Kamu mau ngomong apa? Aku cuma punya waktu 10 menit." "Ev.." Arin terlihat marah. Aku melihat jam yang melingkar di tangan. Memberi sign pada Arin kalau aku tidak main-main dengan kata-kataku. Perempuan yang aku tahu adalah teman baik Leela itu

