[Aisyah's POV] Aku memeluk Mas Evra erat. Tubuhnya terasa dingin. Aku tidak tahu apa yang terjadi pada Mas Evra hingga dia jadi begini. Saat tadi kami berpisah di rumah sakit dia masih baik-baik saja. Tapi aku mencoba menelfonnya dari jam 7 karena dia tak ada kabar. Lalu saat panggilanku akhirnya dijawab olehnya beberapa jam kemudian, aku justru menemukan Mas Evra dalam keadaan setengah sadar begini. Aku berusaha keras menahan agar air mataku tak jatuh melihat kerapuhan suamiku ini. Aku tidak boleh lemah. Apapun yang terjadi pada Mas Evra, aku harus menjadi istri yang kuat untuk memberikan ia dukungan. "Makasih ya, Mas." aku tidak tahu akan bagaimana jadinya jika tidak ada Mas Rayn dan Mas Kevin. Keduanya mengangguk. "Ai nggak usah khawatir ya. Evra nggak apa-apa." Mas Rayn berusah

