Yang sulit adalah mengikhlaskan apa yang sudah dilepas. Melepas apa yang sudah tertinggal di belakang. Alesya menatap taman di samping kamarnya melalui kaca jendela yang tertutup rapat sejak 6 tahun lalu. Bahkan hingga kini ia kembali ke kamar ini, jendela itupun masih tertutup dengan rapat. Tak ada yang Alesya lakukan. Mungkin pun tak ada yang Alesya pikirkan. Karena ia hanya menatap taman itu dengan pandangan kosong. Taman itu sudah berubah dari terakhir Alesya mengingatnya. Sudah tak ada bunga warna-warni di sana. Hanya ada pepohonan mini saja yang terlihat terawat. Alesya ingat dulu dia sangat menyukai taman itu, meski ia tak pernah merawatnya sendiri. Alesya tak pernah menaruh perhatian pada taman itu. Tapi Alesya menyukainya. Melihatnya dari dalam kamar ini. Bagi Alesya, kesempur

