Urusan keberangkatan Evra masih belum menemui titik terang. Belum ada keputusan yang diambil. Evra pun masih enggan membahas masalah itu. Ai juga sudah tak tahu lagi bagaimana cara bicara dengan sang suami. Tahu sendiri Evra kalau sudah keras kepala itu bagaimana. Hari ini Evra punya banyak sekali pekerjaan. Dia berangkat sangat pagi karena harus mengunjungi lokasi proyek yang letaknya cukup jauh dari rumah. Hari ini Evra ke lokasi proyek bersama Rayn. Kevin masih belum bisa pergi jauh atau aktif di lapangan. Evra mengamati pembangunan yang sudah jalan hampir 70 persen. Tidak ada masalah berarti yang perlu Evra dan Rayn khawatirkan. "Rayn.." "Iya, kenapa?" Rayn masih mengamati lembar kerja di tangannya. "Soal yang ke Surabaya..." "Kenapa?" kini Rayn menoleh. Keringat tampak mulai

