66

569 Kata

Hari sudah semakin sore. Jam makan siang tadi, cukup menyenangkan bagi mood Kinan yang sedang tidak baik. Mama Anita juga sudah kembali pulang sambil memberikan paper bag berisi baju untuk acara tunangan nanti. Mama Kinan hanya memastikan baju itu pas di pakai oleh Kinan. Tidak perlu lagi ada yang dibenarkan. Bagas sudah keluar dari ruangannya dan berhenti di depan meja kerja Kinan. Ia meletakkan tas laptop di atas rak yang berisi alat tulis lalu tersenyum manis pada sekertaris kesayangannya. Kinan yang masih membereskan pekerjaannya mulai terganggu dengan kehadiran Bagas. Bukan terganggu tapi lebih ke mengganggu kondisi hati yang menjadi tak karuan. Tatapan Bagas itu, masih membuat Kinan salah tingkah sendiri. Kinan mengangkat kepalanya menatap Bagas yang sejak tadi melihat ke arah ger

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN