Satu bulan kemudian ... Bagas dan Kinan mulai sibuk mempersiapkan hari pertunangan mereka. Selama ini, Bagas selalu berkomunikasi baik dnegan Bapak dan Ibu Kinan di Yogyakarta. Bagas juga sudah meminta restu kepada kedua kakak laki -laki Kinan yang bernama Ardi dan Dimas. Foto Kinan kini ada di dalam genggaman tangan Bagas. Ia menatap lekat wajah cantik calon tunangan sekaligus calon istrinya itu. Seharusnya, pertunangan ini dilaksanakan dua minggu setelah pertemuannya dengan orang tua Kinan di Yogyakarta. Tetapi, Bagas sudah meminta waktu karena kesibukannya dan kesibukan Kinan yang tidak bisa di ganggu gugat. TOK ... TOK ... TOK ... Ceklek ... Kinan masuk ke dalam ruang kerja Bagas. Ia membawa setumpuk berkas yang baru saja selesai di input dalam komputernya dan sekarang tugas Baga

