Sesampai di unit apartemen Kinan, Bagas merebahkan tubuh Kinan di atas kasur. Ia segera ke dapur mengambil air hangat untuk mengompres kaki Kinan agar tidak bengkak. Bagas sudah kembali dengan baskom dan mencari handuk kering di dalam lemari pakaian Kinan. Karena Bagas sudah biasa datang beberapa kali ke apartemen Kinan, ia sudah hapal betul letak smeua tempat barang -barang milik Kinan. Handuk kering itu dimasukkan ke baskom dan di peras hingga airnya berkurang lalu di tempelkan di pergelangan kaki Kinan yang terkilir. Bagas begitu serius mengobati kaki Kinan. Setelah selesai, ia olehkan kembali dengan salep yang ia bawa dari mobil tadi. Lalu di pijat pelan. Kinan sejak tadi hanya menatap lelaki baik yang sebentar lagi akan menikahinya. "Jangan dilihatin terus, nanti makin jatuh c

