77

1595 Kata

Pagi itu, setelah sarapan dan berkemas dari villa, rombongan kantor kembali melanjutkan perjalanan menuju pantai kecil di kawasan bawah Puncak yang sudah dipesan khusus oleh panitia untuk kegiatan penutup gathering. Langit biru muda membentang luas, matahari hangat tapi tidak terik. Angin laut yang lembut membuat suasana semakin hidup. Riuh suara tawa dan percakapan karyawan terdengar bersahut-sahutan, menyatu dengan debur ombak yang menepi di bibir pasir putih. "Eh, ternyata pantainya cakep banget ya!" seru Risa sambil melepas sandal, berlari kecil ke arah air. Kinan tersenyum, menggulung celana jeansnya sampai betis. Ia berjalan perlahan, membiarkan air laut yang sejuk menyentuh kulit kakinya. Angin menerbangkan beberapa helai rambutnya, dan wajahnya tampak segar diterpa sinar matahar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN