bc

Tuan Muda, Istri Anda Pengantin Pengganti!

book_age18+
1
IKUTI
1K
BACA
dark
forbidden
love-triangle
contract marriage
one-night stand
family
HE
escape while being pregnant
love after marriage
age gap
fated
forced
opposites attract
second chance
friends to lovers
arranged marriage
curse
dominant
badboy
kickass heroine
stepfather
heir/heiress
blue collar
drama
tragedy
sweet
bxg
lighthearted
serious
kicking
mystery
bold
city
office/work place
small town
cheating
childhood crush
enimies to lovers
rejected
secrets
poor to rich
love at the first sight
affair
friends with benefits
polygamy
addiction
assistant
substitute
like
intro-logo
Uraian

"Tuan Muda, Istri Anda Pengantin Pengganti!" Teriakan dari seorang wanita memenuhi ruangan aula pesta yang begitu mewah dan sangat meriah. Seorang wanita mengenakan Gaun Malam berwarna hitam terpaku mendengar teriakan tersebut. Carolin–wanita cantik itu hanya bisa terpaku dan tidak bisa berkata-kata. Suaminya menatapnya penuh selidik seakan meminta penjelasan hanya melalui tatapan. Apa benar ia hanya wanita pengganti?

***

Berawal dari menerima tawaran menjadi pengantin pengganti, Carolin terjebak kisah asmara rumit yang membuatnya harus bersaing dengan kekasih Suaminya sendiri – Bian Regan.

***

Aleta, kekasih masa kecil Bian Regan tidak terima dengan segala kenyataan yang ada, sedangkan Livy, teman Carolin yang menawarkan sebuah pekerjaan untuk Carolin akhirnya menyesal dan berusaha membongkar semuanya.

***

Lantas, siapakah yang akan Bian pilih diantara mereka? Dan apa yang akan Bian lakukan setelah mengetahui segala kebohongan yang ada?

chap-preview
Pratinjau gratis
1, Pernikahan Mendadak.
"Tuan Muda, Istri Anda Pengantin Pengganti!" Teriakan dari seorang wanita memenuhi ruangan aula pesta yang begitu mewah dan sangat meriah. Seorang wanita mengenakan Gaun Malam berwarna hitam terpaku mendengar teriakan tersebut. Carolin, wanita cantik itu hanya bisa terpaku dan tidak bisa berkata-kata. Suaminya menatapnya penuh selidik seakan meminta penjelasan hanya melalui tatapan. Apa benar ia hanya wanita pengganti? Bian Regan, pria berusia 34 tahun yang merupakan salah satu konglomerat berparas tampan rupawan tampak bingung saat beberapa pria berpakaian formal serba hitam mendekati seorang wanita yang sudah 2 bulan menjadi istrinya. Tatapannya yang terlihat tenang itu sama sekali tidak memperlihatkan apakah yang ia rasakan pada saat itu. Carolin hanya bisa pasrah pada takdirnya, bahkan untuk meminta bantuan suaminya pun – ia tidak melakukannya karena merasa sangat malu, bahkan bingung... Dalam hati, ia juga bertanya-tanya, apa Bian marah padanya? Ataukah membencinya karena ia menipu pria tersebut? *** Dua bulan sebelumnya... “Akan aku beri kamu uang senilai Lima Ratus Juta, kalau kamu mau menggantikan aku menikah dengan seorang pria yang di jodohkan dengan aku.” Ucapan seorang wanita membuat Carolin termangu sepenuhnya. "Kamu serius, Livy?" tanya Carolin dengan alis sebelah kanan terangkat ke atas. Seorang gadis berpakaian mewah tampak menatap ke arah Carolin dengan tatapan angkuh. "Kamu kira aku tidak sanggup membayar kamu?" tanya Livy dengan suara yang terdengar sangat sombong. Carolin tersenyum miring, ia menatap temannya itu dengan penuh arti. "Ini sebuah tantangan atau tawaran?" tanya Carolin, bukan hanya sekedar memastikan, ia juga tampak mencari tahu, apakah yang ada di dalam pikiran temannya itu. "Keduanya, kalau dua bulan kamu sanggup menjalani semua ini – aku akan kasih bonus!" tekan Livy lagi. "Aku akan minta uang mukanya, dan kamu bisa memberikannya sepenuhnya setelah satu bulan. Dan – berapa bonus yang akan kamu berikan padaku?" tanya Carolin. Nada suaranya terdengar seperti menantang, dan Livy sungguh sedikit kesal mendengarnya. Suara gebrakan meja mulai terdengar, dan bebarengan dengan semua itu – gepokan uang terlihat jelas. Pada saat itu, Carolin menatap ke arah meja dengan tatapan mata berbinar. "Woah! Kamu memang terbaik!" ujar Carolin saat melihat gepokan uang yang ada di meja. "Ngomong-ngomong, kenapa kamu mencari pengganti?" tanya Carolin sembari melirik ke arah Livy. "Aku kan sudah bilang, aku di jodohkan, dan yang lebih gilanya – pria yang hendak di nikahkan denganku sama sekali tidak mau bertemu dengan aku! Aku curiga, dia adalah pria tua bangka, berperut buncit dan jelek! Itu sebabnya aku mencari orang lain untuk menggantikan aku." balas Livy dengan suara yakin. Carolin tidak perduli soal penampilan pria yang hendak menjadi suaminya. Ia tampak menghitung uang yang tergeletak di meja. beberapa teman Carolin tampak terdiam saat mendengar hal gila yang mereka lihat dan dengarkan. "Carolin, kamu benar hendak menyetujui tantangan gila ini?!" ujar seorang wanita bernama Lily. "Carolin, dia saja tidak berani mengiyakan karena tidak tahu seperti apa wujud pria itu, bagaimana dengan kamu? Apa kamu yakin?" timpal Lala, adik kembar dari Lily. "Persetan soal itu! Aku butuh uang, dan – Livy, kapan pernikahan ini diselenggarakan?" tanya Carolin. "Besok! Akan diadakan di sebuah hotel. Pria itu tidak kunjung mau menemuiku juga, padahal sudah tinggal menghitung jam. Aku akan kirimkan alamatnya, dan kamu akan kesana, tidak akan ada acara apapun, kamu hanya perlu menunggunya di sebuah kamar hotel. Karena kata ayahku, dia akan datang malam itu juga." Ucapan dari Livy membuat mata Carolin terbelalak sepenuhnya. Dan akhirnya, ia begitu bimbang pada saat itu. Hening seketika, Carolin sudah menerima uang itu, tapi ia merasa seperti terjebak dalam situasi sulit yang menjeratnya. "Kau tidak bilang padaku hal ini akan aku kerjakan mulai esok?!" tanya Carolin dengan ekspresi wajah mulai tegang karena terkejut! "Kau sudah menerima uang dan menerima tantangan ku, jadi kau tidak bisa mundur! Aku bisa saja melaporkanmu karena tuduhan perampokan buka kau memilih mundur! Dan kalau kau bisa menjalani pernikahan ini cukup lama, aku akan memberikan bonus yang aku katakan tadi." Livy tampak pergi meninggalkan ruangan itu, meninggalkan suatu hal yang membuat Carolin kini merasa terkejut dan bingung. "Carolin, bagaimana ini?" tanya Lily dengan suara panik. "Apa kamu yakin akan tetap melanjutkan hal gila ini?" timpal Lala. Carolin akhirnya mengacak rambutnya secara kasar! Ia lumayan frustasi dengan segala keputusan bodoh yang ia buat sendiri pada saat itu. "Aagh! Aku tidak tahu lagi!" ujar Carolin pada saat itu. *** Waktu berlalu dengan sangat cepat, dan Carolin akhirnya mau tidak mau harus menuju ke sebuah hotel yang sudah dikatakan oleh temannya melalui sambungan telepon. Jantung Carolin berdegub sangat kencang dan bahkan ia sendirierasa jantungnya hendak mau copot dari tempatnya. Setelah menuju ke suatu tempat untuk mengambil sebuah akses masuk, ia akhirnya menuju ke sebuah kamar paling mewah di hotel tersebut. Meskipun demikian, ia sama sekali tidak terpukau dengan kemewahan. Carolin duduk di ranjang mewah yang penuh dengan kelopak mawar merah yang sudah berhamburan di sana. "Apa tindakanku benar? Aku rasa tidak akan ada yang akan membenarkan, tapi – aku juga butuh uang. Jual diri jaman sekarang juga tidak akan ada yang langsung berani memberi uang lima ratus juta, 'kan?" gumam Carolin sembari menatap daun pintu dan mencoba menenangkan dirinya sendiri dengan kata-katanya sendiri. Jari jemarinya sudah meremas gaun pengantin putih yang ia kenakan, dan waktu serasa melambat, meskipun ia sudah berada di sana di malam yang semakin larut. Setelah menunggu lama, akhirnya pintu terbuka. Carolin menahan nafasnya saat ia melihat seorang pria gempal dan bertubuh tinggi besar tampak masuk. Wajahnya penuh dengan jerawat, dan hal itu membuat Carolin ketakutan. "Si–siapa kamu?!" gumam Carolin dengan suara terbata-bata. "Kenapa harus bertanya, bukankah kamu tahu aku siapa?!" tanya pria buruk rupa yang menghampirinya. Tubuh Carolin seketika menegang, dan pergerakan pria itu yang semakin mendekat ke arahnya akhirnya membuatnya naik ke atas ranjang sembari mengangkat gaunnya. "Aagh! Pergi kau pria sialan!" teriak Carolin. Ia sungguh tak menyangka bahwa orang yang katanya berstatus sebagai suaminya adalah pria buruk rupa! Pria yang melihat wanita cantik mengenakan gaun pengantin itu akhirnya tidak bisa menahan diri! Ia hendak melakukan hal buruk pada wanita itu namun... Sesuatu melayang ke punggungnya dengan sangat kasar dan membuat pria gempal itu tersungkur ke ranjang. Carolin akhirnya menatap ke arah seseorang yang ada di belakang pria yang hendak melakukan hal buruk padanya, tapi seketika – ia tercengang sepenuhnya!

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Godaan Mesra Sang Duda

read
2.9K
bc

(Bukan) Istri Simpanan

read
51.9K
bc

Gadis Tengil Milik Dosen Tampan

read
5.4K
bc

Desahan Sang Biduan

read
55.0K
bc

Kusangka Sopir, Rupanya CEO

read
36.3K
bc

(Bukan) Dosen Idaman

read
8.8K
bc

Kau Ambil Istriku, Kunikahi Ibumu

read
2.2K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook