Terlarang -4-

1256 Kata

Tamara sudah kembali dari toko bersama kakaknya dan melihat kondisi rumah kosong padahal mobil yang biasanya kakak iparnya pakai sudah terparkir rapi di parkiran. Lalu kemana kakak iparnya? Sepertinya bukan hanya Tamara yang kebingungan, Saina juga. "Mas Leo dimana ya?" "Engga tahu, Kak. Aku ke kamar dulu." "Iya." Tamara pun langsung masuk ke kamarnya karena tak mau membicarakan soal kakak iparnya bersama kakaknya, ia malah senang jika kakak iparnya itu menghilang untuk selamanya. Ia pun mengunci pintu kamarnya, namun saat berbalik badan, ia sudah melihat kakak iparnya berbaring di kamarnya dengan tak memakai atasan apapun. "Keluar dari kamarku." Tamara mencoba menjaga nada bicaranya agar tetap pelan agar kakaknya tak mendengar ucapannya, padahal ia sudah sangat kesal dengan pria ini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN