Devi dan Devon makan dalam diam. Tak banyak yang mereka bicarakan. Hanya denting sendok yang beradu dengan piring mewarnai acara makan mereka kali ini. Hingga makanan keduanya telah habis tak tersisa barulah Devon menatap Devi intens, ingin bertanya dan ingin membahas mengenai hubungan mereka berdua. Akan tetapi ia iurungkan karena Devi sudah terlebih dulu meminta kepadanya untuk segera mengantarnya pulang. "Pak Devon, maaf.... Mama sudah menunggu obat yang baru saja saya beli. Bisakah kita pulang sekarang?" Devi berkata dengan nada memelas. Dan Devon tak mungkin bisa menolak keinginan Devi. Mereka berdua beranjak berdiri dari kursi masing - masing. Berjalan saling bersisihan keluar dari resto menuju dimana mobil milik Devon di parkirkan. Berdua dalam kecanggungan. Devi yang lebih sena

