94

1452 Kata

"Lain kali tidak usah menolong saya! Saya tidak butuh rasa belas kasihan dari bapak!" Bisik Rara yang hanya mampu didengar oleh Arkan dan setelah mengucapkan itu, Rara segera melanjutkan langkahnya menuju bangkunya. Wajah gadis itu masih sama, datar dan tak berekspresi. Gadis manis, kau membuatmu tertantang. Ujar Arkan dalam hati, ia menatap punggung Rara yang mulai menjauh dengan senyum miring yang sangat tipis. Bersiaplah karena siapapun yang sudah berani menantang Arkan maka orang itu tak akan lolos. Setelah melihat Rara duduk dibangkunya, pak Bambang akhirnya kembali buka suara untuk memperkenalkan Lelaki yang ada disampingnya, siapa lagi jika bukan Arkan Leonard Miller. "Anak-anak ini dosen baru kalian yang menggantikan pak Agus, bapak harap kalian bisa bersikap hormat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN