Vicky tengah membuka kopernya, mata pria itu membulat sempurna saat mendapati ada tas berwarna hitam di sisi kiri kopernya. Vicky segera mengambilnya dan membukanya. Tas tersebut berisi diapers, s**u formula, minyak angin, dan gendongan instan. Secarik kertas juga ada di sana, Vicky mengambilnya. “Takutnya Bu Bianca lupa dengan keperluan anaknya, ini aku bawakan tolong dikasihkan ke Bu Bianca.” Vicky membaca secarik kertas itu. Pria itu tersenyum kecil. Stela ke mall kemarin untuk menyiapkan ini. Vicky kembali membongkar tasnya, ada beberapa makanan ringan yang diselipkan di sana oleh istrinya. Ada juga parfum yang bahkan Vicky lupa memikirkannya. Tok tok tok! Suara ketukan pintu terdengar membuat Vicky segera berdiri. Vicky membukakan pintu untuk sang pengetuk. Bianca datang sembari