Tujuh Pulun Satu

1860 Kata

Setelah selesai dengan segala urusannya hari ini, Alina telah pulang dan berjalan masuk dengan santai ke dalam rumahnya di sore hari yang sudah akan malam. Saat itu pula ia disapa oleh mamanya yang duduk di sofa yang ada di ruang tengah. "Kamu udah pulang sayang?" Alina tersenyum dan berhenti di dekat sang mama, "iya ma. Mama sendiri? Papa sama Iyan udah pulang?" "Papa kamu sih udah, lagi di taman belakang kayaknya." "Iyan?" "Kayaknya belum deh." "Apa dia sangat sibuk di kantor?" "Mama pikir tidak begitu sibuk, kadang dia bermain entah kemana." Alina tertawa mendengar jawaban mamanya, karena adiknya itu memang masih suka keluyuran kemana-mana. "Ngomong-ngomong sayang..." "Apa ma?" tanya gadis itu sambil ikut duduk di dekat mamanya itu. "Kok beberapa waktu belakangan ini mama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN