Balada Alzaros

1148 Kata

Ketika Alzaros lahir, pendeta Amaya telah meramalkan bahwa pangeran cilik akan mengemban tugas luar biasa. Tidak satu pun manusia, selain Alzaros, yang sanggup melaksanakan tugas tersebut. Semua warga Albastar pun menantikan terwujudnya ramalan sang pendeta. Cemas akan masa depan negeri yang permai di tangan Alzaros, sekaligus mendambakan kemasyuran untuk anak dan cucu di kemudian hari. Bagaimanapun juga, berkat Sona, dewi perang, akan selalu menyertai Albastar. Alzaros tumbuh sebagai seorang pemuda berjiwa besar. Dia menghormati pendapat orang yang lebih tua daripada dirinya, menjungjung tinggi kesetaraan, dan menciptakan kestabilan dalam perekonomian di Albastar. Kedamaian terasa menyejukkan. Tiada satu kabar buruk maupun duka terdengar di Albastar. Orang-orang mulai lupa akan rama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN