Ciara tidak bisa mengenyahkan kemarahan yang membara dalam dirinya. Api terus bergolak, membakar habis seluruh kesabaran, dan mengisi Ciara dengan ambisi baru yakni, melenyapkan. Harus ada yang disalahkan. Bisa saja Ciara menyingkirkan Kiram, melempar tubuh lelaki itu sebagai santapan anjing, dan menyaksikan duka menyakiti Adrin. Namun, penderitaan semacam itu—kehilangan orang kepercayaan—tidaklah cukup. Ciara menginginkan pembayaran setimpal. Dia bahkan tidak keberatan menyeret iblis dari perut neraka dan mengarahkannya kepada seluruh Albastar. Hanya ada Allen. Semua orang berpaling dari Ciara, bahkan Ratu Irshin—ibu kandung Ciara—memilih meninggalkan istana demi mengejar lelaki lain. Dia tidak mau membawa Allen dan Ciara. Seolah ingin memotong ikatan masa lalu dan memilih masa depan ta

