The Wedding

3215 Kata

Flashback Saat itu, Niccolo berada di ruang operasi, mengenakan baju rumah sakit dengan selimut menutupi tubuhnya hingga ke kaki yang akan segera diamputasi. Rasa dingin dari ruangan itu merasuk hingga ke tulangnya, namun hatinya jauh lebih dingin. Keputusan untuk mengamputasi kakinya adalah keputusan yang tidak mudah, namun dia tahu bahwa ini adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan hidupnya. Namun, di tengah kesunyian ruang operasi yang hampa, pintu tiba-tiba terbuka, dan sosok Pietro masuk dengan langkah cepat. Wajahnya penuh kegelisahan, tetapi juga penuh tekad. "Niccolo, tunggu sebentar!" seru Pietro, suaranya terdengar tegas namun penuh emosi. “Tuan Pietro, anda tidak boleh masuk.” “Diam, Siallan! Atau kalian akan aku pecat dari rumah sakit ini!” Seketika para tenaga medis y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN