Niccolo menurunkan Eloise di bawah shower, air hangat mulai mengalir membasahi tubuh mereka. Di bawah pancuran air itu, mereka saling menatap dalam diam, seakan merasakan segala perasaan yang terpendam selama ini mengalir bersama air yang jatuh. Suasana yang hening hanya diisi oleh suara gemericik air dan desahan napas mereka yang mulai menyatu. Niccolo mengulurkan tangan, perlahan-lahan menyentuh pipi Eloise dengan lembut. Sentuhannya terasa begitu hangat, seolah menyampaikan seluruh cinta yang tidak pernah hilang meski terpisah oleh jarak dan waktu. Eloise menunduk, merasa malu dengan kedekatan mereka yang begitu intim. Namun, ketika jemari Niccolo menyentuh dagunya dan mengangkat wajahnya perlahan, dia tidak bisa menghindari tatapan penuh kasih yang terpancar dari mata hitam Niccolo.