Ulfa memilih menunggu di taman tempat biasa Zita melihat Rio dari jauh. Kebetulan taman itu berada di depan perpustakaan fakultas bisnis dan management. Ulfa sibuk dengan ponselnya sendiri. Entah apa yang bisa membuatnya tertawa cekikikan seperti sekarang. Sudah satu jam Ulfa menunggu Refi yang sedang melaksanakan detensi di perpustakaan bersama teman sekelasnya. Ulfa juga melihat ada Ikbal datang. Sedangkan untuk Rio, Ulfa sama sekali tidak melihat batang hidung lelaki itu. Banyak pasang mata yang melihat ke arah Ulfa. Mungkin belum banyak yang tahu kalau Ulfa adalah istri dari Refi. Ditambah keadaan Ulfa dengan perut buncitnya, hal itu menambah semua orang bertanya-tanya. "Apa kalian lihat-lihat istri gue? Suka? Enggak usah mimpi, bini gue enggak bakal suka." suara Refi menggema di g

