Semua piring dan gelas serta apa pun yang tadi berisi makanan kini kosong tanpa sisa. Ulah siapa lagi kalau bukan ulah mereka semua yang mampu menghabiskan makanan sebegitu banyaknya. Kini mereka hanya bersantai dan saling cerita atau berfoto ria. "Gue ke toilet bentar ya, kebelet ini." Rio pergi ke toilet karena kebelet kencing. Semua orang mengangguk tanpa ada yang berniat mengantar atau menawarkan diri untuk mengantar lelaki itu. Ulfa menarik tangan Zita untuk melihat apa yang tadi dibawa oleh Refi. Devi dan Sinah lebih memilih berselfie ria di pojok sana dan sini. Nofal, Ikbal dan Refi memilih bermain batu gunting kertas. Entah apa yang ada di dalam otak mereka bertiga sehingga melakukan hal konyol seperti itu. "Kak Rio mana sih? Lama banget ke toilet saja." "Ya elah Ta, baru juga

