Ini yang Zita lakukan setiap sore, menunggu Rio pulang. Tapi sudah satu bulan ini Rio selalu sibuk dengan urusan kantornya. Memang benar, Hans memberikan tanggung jawab lebih kepada Rio untuk menangani proyek baru yang akan dibangun di pinggiran kota kembang ini. Yaitu membangun pabrik otomotif yang bekerja sama dengan perusahaan Jepang. Proyek itu mungkin akan berlangsung lumayan lama. Tapi Rio bilang hanya bulan-bulan awal saja dirinya sibuk dan akan lembur sampai jam tujuh malam untuk memeriksa berkas penting yang membuat Zita pusing sendiri jika Rio menjelaskannya. "Ayah pulang." ucap Rio ketika memasuki rumahnya. Zita berjalan mendekat ke arah Rio, menyalami tangannya, dan mengambil alih jas serta tas kerja Rio. Selalu saja pipi Zita merona saat Rio mengecup bibirnya, ini yang selal
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


