Too Young To Marry - 78

2032 Kata

Sebelum pulang ke rumahnya, Mita terlebih dahulu sarapan bersama keluarganya. Suasana di meja makan itu terasa sangat hening, namun diam-diam Mita sangat menikmatinya. Ada bagian dari bilik hatinya yang memang merindukan kebersamaan itu. Walau bagaimana pun juga keluarga memang akan selalu menjadi tempat terbaik untuk pulang bukan? “Kamu harus makan dulu, baru pergi,” tukas sang mama. Mita akhirnya duduk di meja makan sambil menghela napas. Dia hanya khawatir, kalau-kalau Daffa sudah pulang ke rumah. Tak lama berselang sosok Gafran yang sudah mengenakan seragamnya pun juga muncul dan duduk di samping Mita. “Kenapa kamu memasang wajah jutek seperti itu?” tanya Mita. “Aku semalam masih mau cerita, tapi Kakak malah ngusir aku,” jawab Gafran ketus. Mita tergelak. Tangannya bergerak he

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN