Matahari pagi sudah meninggi. Namun Daffa masih terlelap dengan guratan raut wajah yang letih. Sementara itu sosok Amira kini sedang menatap wajahnya lekat-lekat seperti seorang perempuan gila. Amira menatap Daffa sambil bertopang dagu dengan posisi tubuh menelungkup. Jemarinya tak henti menggerayang di atas wajah Daffa seiring dengan senyumannya. Amira sudah melakukan aksinya itu selama satu jam lebih. Entah apa yang sudah terjadi padanya, tapi yang pasti … Amira benar-benar sudah sangat terobsesi kepada sosok Daffa. Wajah Daffa perlahan mengernyit. Kelopak matanya bergerak pelan. Amira pun cepat-cepat berpura tertidur kembali tepat di samping Daffa. Deg. Daffa tersadar dan cepat-cepat bangun. Dia melihat Amira yang tertidur di sampingnya, lalu kemudian mengembuskan napas kasar. Daff