Part 90

2166 Kata

Jihan melihat mayat di dalam ruangan tersebut, saat dia berbalik dia sudah terkepung. “Mereka pembunuh?” Jihan bertanya-tanya dalam hatinya. Ketika mereka mulai maju menyerang Jihan segera melakukan serangan pada orang yang hendak menyergapnya. Beberapa kali wanita itu melompat menendang perut dan sisi kepala mereka, satu orang maju untuk melakukan serangan padanya Jihan segera menangkis dengan lengannya. Wanita itu meraih bahunya dan membuat orang tersebut berbalik terbanting di atas lantai. “Jrak! Bres! Duak!” Satu, dua orang terhuyung mundur sisanya tumbang. Jihan merasa aneh, jika mereka berniat untuk membunuhnya, pasti mereka berbekal senjata. Tapi kali ini tidak, mereka sepertinya hanya ingin menangkapnya hidup-hidup. Tak lama kemudian satu orang ikut menyerbu masuk, melihat oran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN