Part 89

2312 Kata

Jihan berada di dalam rengkuhan Gerald, kedua bola matanya terlihat sayu. Jemari tangan wanita itu tengah menyentuh tubuh atletisnya yang kini masih tanpa sehelai benang. Wajah tampan di depan matanya membalas menatap dirinya. Jihan menelan ludahnya mendapati sorot mata tajam masih sama seperti sebelumnya. “Kenapa?” Tanya pria itu seraya membelai pipinya. Gerald bertanya tanpa sebuah senyuman. Pria itu masih menyimpan banyak pertanyaan di dalam benaknya. Dia tahu ada yang membawa Jihan kemarin, tapi wanita di depannya tersebut memilih bungkam dan tidak berbicara sama sekali. Jihan menggelengkan kepalanya, wanita itu memilih memejamkan kelopak matanya untuk menghindari pertanyaan demi pertanyaan yang akan diajukan Gerald padanya. Gerald tetap merengkuhnya, dia tahu Jihan sudah bosan dan l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN