Part 105

2202 Kata

“Lalu, bagaimana sekarang?” Tanya pria itu padanya. Gerald tidak ingin melepaskan Jihan begitu saja. Jihan menggelengkan kepalanya, dan itu membuat Gerald mengernyitkan keningnya. Pria itu tidak mengerti kenapa Jihan malah menggeleng seolah tidak memiliki tanggapan sama sekali padanya. “Jihan?!” Bentaknya karena tidak sabar sebab Jihan malah menatap kosong seolah sedang melamun. “Eh iya?” Sahutnya seraya mengerjapkan matanya. “Kamu masih membenciku? Sebenci apa?” Tanya Gerald dengan wajah penasaran. Pria itu masih menekan kedua bahu Jihan pada dinding kamarnya. “Hanya sedikit, kita sudah lama bersama dan aku sudah mengenalmu cukup jauh. Kamu pria yang tampan, kuat, memiliki kekuasaan, dan menakutkan. Kamu sangat menakutkan kalau sedang marah.” Ujarnya pada pria itu. Gerald kini m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN