Part 104

2380 Kata

“Kamu mencemaskan ku? Atau kamu takut kalau aku celaka?” Pertanyaan Gerald membuat Jihan melepaskan diri darinya, wanita itu termenung diam dan hanya melangkah duduk menuju ke arah sofa. Jihan mengernyitkan keningnya, dia sendiri masih tidak yakin dengan semua perasaan yang ia simpan di dalam hatinya. Jihan masih duduk termenung, sementara Gerald masih menunggu dia menjawab pertanyaan darinya. “Itu aku, refleks!” Sahutnya seraya meremas jemari tangannya sendiri. “Apa? Refleks?” Gerald terkejut mendengar jawaban Jihan, pria itu membuka bibirnya dengan pandangan tidak percaya. “Iya, aku rasa itu refleks. Kamu ingat saat aku melindungi Jota ketika kamu menembaknya? Juga saat aku memohon untuk Ardy agar kamu berhenti membuat pria itu kesulitan? Semua itu hanya naluri ku yang tidak ingin meliha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN