“Pakai kembali bajumu, aku akan mengantarkan mu ke kantor.” Ucap pria itu setelah selesai melakukannya. Jihan masih tergeletak di atas sofa dengan nafas terengah. Pria itu membuat tubuh Jihan kembali basah dengan keringat. Gerald sudah menyambar piyama mandinya lalu bergegas keluar dari dalam ruangan kerja tersebut. Usai memakai baju rapi Gerald kembali masuk ke dalam ruangan kerja Jihan. Senyum nakal kembali tersungging pada bibir tipis pria berambut lurus tersebut ketika melihat Jihan masih telentang dengan malas di atas sofa. Gerald menundukkan tubuhnya di sebelah sofa. Pria itu menyentuh kening Jihan menggunakan jari telunjuknya. “Jadi ke kantor apa tidak?” Tanya Gerald seraya tersenyum. “Aku lelah sekali, kamu duluan saja. Biar pengawal yang mengantarkan ku nanti.” Sahutnya seraya

