Part 97

2146 Kata

Jihan tidak mengerti kenapa Juan mengikutinya, dia mengira ada beberapa barangnya yang tertinggal di dalam ruangan kerja Aina. Wanita itu segera menghentikan langkah kakinya. “Ada apa?” Tanya Jihan seraya membetulkan tata letak tali ransel pada bahu kanannya. Jota tidak menjawab, pria itu membetulkan letak bingkai kacamata di atas hidungnya. Nafasnya sedikit terengah karena berlarian beberapa menit yang lalu. Jihan melipat kedua tangannya, dia menunggu Juan membuka mulutnya dan mengatakan kenapa dia mengejarnya. “Kamu naik apa saat ke sini?” Tanya pria itu seraya berjalan bersebelahan dengan Jihan. Jihan melangkah di sebelah Jota, bayangan tubuh mereka berdua mengingatkan Jihan dengan sosok yang dia kenal. “Jota?!” Gumam Jihan tanpa sadar. Jihan sedang melamun, dan dia segera menepis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN