Erlinda terdiam mendengar jawaban Jihan dia merasa sangat menyesal sudah menegurnya beberapa menit yang lalu. “Kenapa?” Tanya Jihan pada Erlinda, karena mendadak temannya itu terdiam dan tidak jadi berkata apa-apa padanya. “Tidak ada, lanjutkan saja istirahatmu. Aku akan menyelesaikan sisa pekerjaanku.” Sahut Erlinda padanya. Jihan kembali meletakkan kepalanya di atas meja. “Kalau kamu sedang tidak enak badan kenapa tidak pulang saja ke rumah? Kamu bisa menikmati tidur nyenyak mu di rumah sepuas hatimu.” Seru Erico padanya. “Di rumah terlalu hening Ric, aku tidak suka tempat terlalu hening.” Ujar Jihan padanya. Erico juga berhenti dan tidak menegurnya kembali. Pria itu memilih mengabaikannya dan membiarkan Jihan tetap seperti itu sampai wanita itu memutuskan untuk pulang sendiri. A

