“Sangat sulit dipercaya, dia bertanya untuk apa aku datang ke sana?” Jota menggelengkan kepalanya berkali-kali. Pria itu masih tidak percaya dengan apa yang ia dengar barusan. Dia sudah susah-susah mengambil waktu untuk menemuinya namun balasannya malah seperti tadi. “Dia bahkan tidak menganggap ku seperti manusia normal!” Keluh Jota seraya melarikan mobilnya kembali ke kediamannya. Lima menit setelah Jota pergi dari kantor kepolisian.. Jihan membuka jaket yang menutupi kepalanya. Jihan termenung, dia ingat dengan satu hal. Kalung yang membingkai leher Juan, Jihan tahu itu adalah milik pria yang pernah berpacu di atas tubuhnya. Jihan tidak akan pernah melupakannya. “Juan adalah Jota!” Gumam Jihan dalam suara pelan. Wanita itu segera beranjak berdiri dari kursinya. Dia melemparkan jaket M
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


